Tips Jitu Memilih Pompa Air Kolam Ikan Bagi Pemula

Estacurada – Memulai suatu hobi, sama sekali tak boleh dengan asal-asalan. Begitu pun jika Anda ingin memulai untuk memelihara ikan di kolam Anda. Salah satu hal yang harus Anda perhatikan adalah pasokan air bagi ikan-ikan Anda, yang sangat dipengaruhi oleh pompa air yang dipakai. Untuk itu, ikuti tips jitu memilih pompa air kolam ikan ini, sebelum Anda mulai memelihara ikan di kolam.

pompa air kolam ikan

1. Kekuatan Pompa Air Harus Sepadan dengan Volume Kolam

Sebelum Anda memilih pompa air untuk kolam ikan Anda, Anda harus tahu dulu pentingnya keberadaan pompa ini. Pompa air berfungsi untuk menjaga kualitas dan kebersihan air dalam kolam ikan Anda dan memastikan bahwa sirkulasi air berjalan lancar. Dengan menggunakan pompa air yang tepat, maka keberlangsungan hidup ikan Anda akan bisa terjamin.

Saat memilih pompa air, Anda terlebih dahulu harus tahu berapa ukuran dari kolam ikan Anda. Hal ini untuk menghindari debit air yang terlalu kecil atau terlalu besar, hasil dari kekuatan kerja pompa air. Biasanya, pompa air yang digunakan memiliki kekuatan setidaknya empat kali lipat, jika dibandingkan dengan volume kolam ikan.  Jika begini, maka pompa air bisa bekerja maksimal.

2. Kenali Jenis Pompa Air untuk Kolam Ikan Anda

Sebagai pemula, Anda harus tahu bahwa ada dua jenis pompa air kolam ikan, yaitu pompa celup dan pompa eksternal. Pompa celup diletakkan di dalam kolam, sedangkan pompa eksternal dioperasikan di luar kolam ikan. Biasanya pompa celup dipilih untuk digunakan pada kolam yang relatif kecil dan pompa eksternal untuk kolam yang lebih besar.

Harga pasaran pompa celup biasanya lebih tinggi, karena komponen di dalamnya yang lebih kompleks. Namun, harga yang ditawarkan biasanya sesuai dengan kualitasnya. Ketahanan dari pompa celup sangat ditentukan oleh kebersihan pompa. Jadi Anda harus sangat memperhatikan frekuensi penggunaannya, apakah dipakai terus-menerus atau untuk sebentar-sebentar saja.

Pompa ini memanfaatkan energi listrik untuk bisa beroperasi, sehingga bisa selalu rutin menjaga sirkulasi air dalam kolam. Penggunaan listrik bisa mengoperasikan pompa secara otomatis, namun juga jika tidak diawasi dengan baik dapat menimbulkan korsleting listrik. Tak hanya dapat membahayakan ikan, namun juga membahayakan keselamatan Anda saat mengecek air kolam.

Berbeda dengan pompa celup, pompa eksternal tentu hanya dipakai saat Anda ingin membersihkan kolam saja dan tidak terus-terusan. Alasan ini membuat pompa eksternal dianggap lebih hemat energi. Namun, pemasangan pompa ini biasanya lebih rumit jika dibandingkan dengan pompa celup. Penggunaannya pun bisa merusak keindahan kolam ikan, karena terletak di luar kolam.

3. Sesuaikan dengan Daya Listrik Rumah Anda

Untuk bisa mengoperasikan pompa air, tentu dibutuhkan ketersediaan daya listrik. Jadi, Anda harus siap dengan melonjaknya penggunaan daya listrik rumah Anda, terutama jika Anda memilih untuk menggunakan pompa celup. Anda pun harus memastikan daya pompa bisa ditanggung oleh daya listrik yang Anda gunakan. Kalau tak sesuai, bisa-bisa menyebabkan seringnya sakelar turun.

4. Pilih Pompa yang Sesuai Untuk Ikan Anda

Saat pompa bekerja, tentu akan bisa mempengaruhi kuat aliran air atau timbulnya suara. Bagi sebagian ikan, perubahan lingkungan tempat tinggal dapat menimbulkan stres pada dirinya. Pahami dulu karakteristik dari ikan yang Anda pelihara. Jika ikan tersebut biasa hidup di air yang tenang, maka pilihlah pompa air dengan kekuatan sedang, untuk menghindari aliran air yang deras.

Sebelum memilih pompa air kolam ikan, Anda harus tahu volume kolam, tipe pompa, daya listrik rumah, dan karakteristik ikan Anda. Jika keempat hal ini sudah Anda ketahui, maka akan lebih mudah bagi Anda menentukan pompa air mana yang paling cocok. Jangan sampai sembarangan dalam memilih pompa air, karena bisa saja menyebabkan kematian ikan peliharaan Anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *