Tanda Sepatu Gunung yang Mulai Rusak dan Harus Diganti

Estacurada – Merawat sepatu gunung memang sudah menjadi keharusan. Namun meski sudah dirawat dengan benar, umur sepatu yang sudah lama juga dapat mempengaruhi daya tahan sepatu. Ya, itu artinya sepatu juga bisa rusak seiring dengan pemakaian dan umur sepatu itu sendiri. Sayangnya tidak sedikit dari kita yang tidak menyadari bahwa sepatu sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan sehingga sepatu terus saja dipakai padahal sudah tidak layak.

Sepatu yang sudah menunjukkan tanda kerusakan sebaiknya segera diganti. Alih-alih melindungi kaki, sepatu rusak yang terus dipakai dikhawatirkan menimbulkan cidera kaki. Apa lagi sepatu gunung ini digunakan di medan yang tidak biasa sehingga memungkinkan rentan rusak.

sepatu gunung

Sepatu Gunung Mulai Rusak dan Harus Diganti

Apa saja tanda-tanda sepatu yang sudah mulai rusak dan harus diganti? Berikut ulasan lengkapnya.

1. Tali sepatu mulai terurai

Apabila kamu mendapati tali sepatu yang sudah mulai terurai, ini menjadi indikasi bahwa sepatu sudah mulai rusak. Biasanya ketika tali sudah terurai akan sulit ditalikan atau kalau pun bisa tidak akan terikat kencang. Ini akan sangat menganggu proses mendaki gunung yang tengah dilakukan. Baru berjalan sebentar, bisa jadi tali sudah lepas kembali.

Jika terus dipaksakan, lama-kelamaan tali sepatu bisa putus. Ini akan menjadi masalah baru apabila tali sepatu tiba-tiba putus sedangkan kamu tengah berada di gunung. Jadi, saat menemukan tali sudah mulai rusak, ada baiknya kamu tidak lagi menggunakan sepatu tersebut ya.

2. Celah tali sepatu mulai sobek

Selain tali yang terurai, kerusakan pada sepatu juga bisa dilihat dari celah tali sepatu yang terlihat robek. Ini dikarenakan tali terlalu sering terpapar panas matahari sehingga tali berangsur lapuk. Jika yang rusak hanya bagian tali saja, kamu bisa menggantinya dengan tali yang baru.

3. Sol sepatu semakin tipis

Layaknya sepatu pada umumnya, sol pada sepatu jenis ini juga bisa menipis seiring intensitas pemakaiannya. Terlebih sepatu ini digunakan untuk melalui jalanan terjal dan berbatu sehingga memungkinkan sol lebih mudah tipis. Untuk itu sebaiknya tidak lagi memakai sepatu yang solnya sudah tipis. Hal ini dikhawatirkan akan membuat kamu tergelincir ketika tengah mendaki gunung.

4. Jahitan mulai lapuk

Tidak dipungkiri jika sepatu gunung rentan terkena panas, air maupun lumpur. Kondisi ini lambat laun akan menurunkan kualitas jahitan sepatu. Wajar memang, namun dengan perawatan yang tepat hal ini bisa diminimalisir dan umur sepatu bisa lebih awet. Meski begitu, tetap saja akan tiba masanya sepatu ini benar-benar rusak dan harus segera diganti.

Jadi, ketika kamu mendapati jahitan sepatu yang sudah mulai tidak beraturan dan ini mengurangi kenyamanan saat memakainya, alternatif terbaiknya adalah membeli yang baru.

5. Lapisan sepatu yang robek

Tanda sepatu sudah mulai rusak selanjutnya adalah lapisan sepatu yang robek. Terlalu sering berbenturan dengan bebatuan dan kerikil memungkinkan lapisan sepatu mulai lapuk hingga robek.

Demikianlah 5 tanda sepatu gunung yang sudah mulai rusak dan harus segera diganti. Apabila kamu menemukan tanda-tanda di atas pada sepatu, maka jangan menunda untuk membeli yang baru. Terlebih jika dalam waktu dekat kamu punya rencana mendaki gunung, jadi hindari memakai sepatu yang rusak.

Mendaki gunung membutuhkan persiapan dan peralatan yang memadai, jadi jangan abaikan perihal kualitas sepatu yang akan dipakai. Kualitas sepatu yang baik akan memudahkan proses pendakian yang dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *