Kalkulator Berat Badan Ibu Hamil Yang Bisa digunakan siapa saja

Estacurada – Setelah melalui proses pernikahan maka sudah pastinya sepasang suami istri ingin merencakan sebuah kehamilan. Dalam proses program kehamilan pun seorang wanita memiliki pekerjaan yang berat dimana harus melakukan pengecekan kalkulator masa subur agar bisa mendapatkan kehamilan yang pas sesuai dengan waktunya. Setelah melewati masa tersebut maka setiap wanita pun memerlukan sebuah pengecekan berkala terhadap kehamilan yang sedang dialaminya. Tidak hanya mengecek menggunakan kalkulator kehamilan untuk mengetahui bagaimana kondisi sang bayi tetapi seorang ibu harus bisa mengecek berat badannya menggunakan Kalkulator berat badan Ibu Hamil. Masa kehamilan memang menjadi suatu masa yang membutuhkan banyak energi dan jua zat gizi agar kehamilan yang dialaminya pun bisa berjalan dengan baik dan sang janin didalam tubuh pun bisa memiliki metabolisme yang baik. Jika sebuah energi ataupun zat yang masuk kedalam tubuh ibu ini tidak sempurna maka sudah pasti partumbuhan dari janin pun akan jadi tidak sempurna. Salah satu cara dalam memantau atau mengetahui apakah asupan yang diperlukan pas dan tepat yaitu dengan mengecek dan memperhatikan pertambahan berat badan baik ibu dan juga sang janin selama kehamilan.

kalkulator berat badan ibu hamil

Kalkulator berat badan ibu hamil ini merupakan sebuah aplikasi atau alat yang bisa mempermudah ibu hamil dalam mengetahui, memahami dan memantau rekomendasi dalam pertamahan berat badan yang sesuai dengan umur kehamilan atau sang janin. Dengan penggunaan kalkulator ini maka anda bisa mempertimbangkan gizi yang tepat selama hamil. Didalam aplikasi ini pun didapatkan stastus gizi sebelum hamil yang bisa dilihat dari IMT atau Indeks Masa Tubuh sang ibu sebelum hamil atau dikenal dengan BMI atau Body Mass Index. Keduanya ini bisa memperlihatkan status gizi anda dengan cara menggunakan rumus rumus tertentu yang sudah pasti berisi tinggi badan sebelum hamil dan berat badan sebelum hamil. Bila berat anda ketika hamil mendapatkan kenaikan sebesar 18.5 maka anda bisa dikatakan underweight atau kekurangan berat badan karena berat badan yang ideal selama hamil harus bisa melebih 12 hingga 18 kg. lalu jika berat badan anda mengalami kenaikan sebesar 18,5 atau 24,9 nah kedua angka ini pun bisa dikatakan BMI yang ideal karena memang kenaikan berat badan yang terbaik ada pada 11 sampai dengan 16 kg.

Jika anda masuk dalam trisemester pertama, maka kenaikan berat badan ibu hamil sebaiknya sekitar 0,5 hingga 2,5 kg saja setelah itu anda bisa membaca bahwa setiap minggu nya akan ada kenaikan kurang lebih 0,5 kg perminggu. Lanjut jika anda memiliki BMI sebesar 25 hingga 29,9 maka hal ini bisa dikatakan overweight atau diluar dari batasnya. Hal ini sebisa mungkin dihindari ya dikarenakan kenaikan berat badan ibu hamil itu tidak juga boleh terlalu banyak idealnya hanya boleh 7 sampai dengan 11 kg saja. Apalagi jika anda hamil dengan BMI diatas dari 30 maka sudah pasti masuk dalam kategori obesitas dan harus dilakukan pemprograman yang tepat cukup 5 sampai dengan 9 kg saja sudah cukup apalagi dengan anda yang selalu ingin memberikan nutrisi terbaik bagi sibuah hati didalam janin. Anda bisa juga menghitungnya sendiri dengan perhitungan rumus sebagai berikut. Jika berat badan anda sebelum hamil 50 kg dengan tinggi kurang lebih 1,6 meter maka BMI yang ideal adalah 50/ (1,6 x1,6)= 19,5 maka total kenaikan berat badan yang harus dipenuhi selama hamil mulai dari 11 sampai dengan 16 kg saja tidak boleh dari itu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *