4 Trik Mencetak Balita Cerdas di Usia 1-3 Tahun

Estacurada – Buah hati yang cerdas pasti menjadi impian setiap orang tua. Tentu Anda mengupayakan berbagai cara untuk meningkatkan kecerdasan si kecil. Di antara berbagai cara, terdapat 4 trik yang menarik dan efektif untuk menjadikan balita cerdas di usia emasnya, yaitu usia 1-3 tahun. Di periode emas tersebut, lakukan trik ini untuk optimalkan kecerdasannya.

1. Mengembangkan Hobi

Hobi merupakan kesukaan atau kegemaran si kecil. Anda bisa mengembangkan hobi si kecil agar menjadi kemampuan yang optimal. Kemampuan yang berawal dari hobi tentu saja akan meningkatkan kecerdasan secara efektif. Anak Anda tak perlu dipaksa untuk melakukan hobinya, sehingga mood tetap terkondisi dengan baik.

Misalnya, si kecil suka bercerita atau menggambar. Untuk mengembangkan kemampuannya, Anda bisa membelikannya boneka tangan sebagai media bercerita agar semakin menarik. Anda juga bisa membelikannya pewarna beraneka ragam seperti pastel, pensil warna, dan spidol bagi anak yang gemar menggambar agar bisa mewarnai dengan asyik.

Dengan berbagai fasilitas tersebut, Anda bisa melihat semakin besarnya ketertarikan si kecil pada hobinya. Hal ini menjadi poin positif bagi pengembangan kecerdasannya melalui hobi. Mood anak tetap terjaga dan ini sangat baik untuk tetap mengoptimalkan kemampuan dari hobi.

2. Sinergikan Kepintaran Akal, Fisik, Sosial

Trik kedua yang potensial untuk mengembangkan kecerdasan buah hati adalah dengan menyelaraskan antara kepintaran akal, fisik, dan sosial. Sinergi ketiganya bisa menghasilkan kemampuan yang menyeluruh. Jadi, pada usia emasnya ini si kecil sudah mampu melakukan berbagai hal dan mempunyai banyak kemampuan.

Dengan pengembangan kemampuan yang optimal, Anda bisa meningkatkan kemampuannya tersebut seiring bertambahnya usia. Sebagai contoh, anak yang pandai berhitung bisa ditingkatkan kemampuan berhitungnya dengan berhitung sambil bernyanyi. Anda bisa mengajarkan lagu berhitung dengan menyanyikan dan juga bergoyang.

3. Memberikan Pembelajaran Edukatif

Belajar sambil bermain adalah langkah pembelajaran edukatif yang tepat untuk mencetak balita cerdas. Anda bisa membelikan media pembelajaran seperti miniatur huruf dan angka, miniatur buah dan sayur, buku cerita bergambar, dan sebagainya. Ajaklah anak Anda untuk belajar bersama. Seiring berjalannya waktu, kemampuan si kecil akan terus meningkat.

4. Pengenalan Lingkungan

Selain pembelajaran edukatif tersebut, Anda dapat mengenalkan si kecil dengan lingkungan luar sebagai pembelajaran outdoor. Cara ini sangat bagus untuk meningkatkan kemampuan sosial, seperti berinteraksi, kepekaan pada lingkungan, problem solving, dan sebagainya.

Kondisi lingkungan luar ini bisa mengenalkannya pada benda di sekitar rumah, lingkungan rumah, dan tetangga dekat. Proses berinteraksi terhadap lingkungan dan juga orang di sekitar rumah bisa meningkatkan rasa percaya dirinya. Selain itu, balita akan peka terhadap keadaan lingkungan karena sudah mengenalinya.

Anda bisa membiarkan anak untuk berjalan dan bermain di sekitar rumah dan apabila terjatuh, ia akan memahami bahwa harus berhati-hati ketika melewati jalan berlubang, banyak kerikil, atau lain sebagainya. Hal ini menjadi nilai pembelajaran yang positif.

5. Memberikan Nutrisi Tepat

Seiring dengan penerapan berbagai metode pembelajaran di atas, Anda perlu memberikan nutrisi yang cukup untuk balita. Dalam rangka meningkatkan kemampuan intelektual, motorik, dan sosialnya, Anda harus mencukupi kebutuhan nutrisinya sesuai porsi dan dilakukan secara teratur. Berikan ASI secara teratur dalam porsi cukup.

Itulah beberapa trik jitu untuk mendukung kecerdasan si kecil saat menginjak usia 1-3 tahun yang merupakan periode emasnya. Dalam periode istimewanya ini, pertumbuhan dan perkembangan sel otak sangat pesat, sehingga harus dioptimalkan agar balita cerdas. Sebagai orang tua, Anda harus sabar dan rutin dalam memantau perkembangannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *