Mengangkat Indonesia di Persaingan Dunia Lewat Royal Golden Eagle (RGE)

Estacurada – Royal Golden Eagle (RGE) tak hanya jadi salah satu perusahaan yang cukup populer di Indonesia juga mancanegara, akan tetapi juga jadi grup perusahaan tersukses yang kini sudah memiliki aset hingga lebih dari 15 miliar dollar Amerika. Ya, perusahaan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto ini, yakni Royal Golden Eagle sudah berkembang jadi kelompok perusahaan yang produksi berbagai macam produk asli buatan Indonesia dengan semakin merambah ke pasaran dunia di lebih dari 80 negara. Sepertinya, Sukanto Tanoto sebagai pendiri Royal Golden Eagle menjadikan kelompok bisnisnya tersebut sebagai salah satu bisnis pengelola sumber daya alam yang terintegrasi terbesar di Asia Pasifik.

Sekitar tahun 1966, sekolah tempat Sukanto Tanoto belajar ditutup sebagai salah satu akibat peristiwa G-30S PKI di tahun sebelumnya. Akan tetapi dikarenakan Sukanto Tanoto tidak bisa berpindah dan melanjutkan ke sekolah lain dengan alasan ekonomi. Kemudian Sukanto membantu orangtuanya yang membuka usaha kecil – kecilan di Medan. Sukanto Tanoto memulai bisnis yang awalnya bernama Raja Garuda Mas, Royal Golden Eagle tersebut sejak 48 tahun yang lalu, yakni di tahun 1967. Sukanto Tanoto memulai bisnisnya tersebut sebagai pebisnis kecil, sebab saat itu dirinya memang masih belum memiliki banyak biaya untuk membuka bisnis yang besar. Kala itu Sukanto Tanoto hanya memiliki 3 orang pegawai.

Berawal dari bisnis kecilnya tersebut, Sukanto Tanoto pada akhirnya jadi sosok pekerja keras, dan pantang menyerah dalam menghadapi hambatan apapun, juga terus belajar dari kesalahan – kesalahan, hingga akhirnya membuat bisnisnya tersebut sedikit demi sedikit berkembang dengan baik. Sukanto Tanoto bahkan juga melakukan diversifikasi bisnis di berbagai bidang, seperti kelapa sawit, gas, minyak bumi, pulp dan kertas.

Sukanto Tanoto menegaskan bahwasannya Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya alam melimpah, sehingga sudah seharusnya negeri kita ini mampu berkiprah di pasaran internasional. Menurut Sukanto Tanoto, produk kertas dari salah satu anak perusahaan Royal Golden Eagle, yakni PaperOne bisa jadi produk kebanggaan Indonesia, sebab sudah diekspor hingga ke berbagai negara.

Sukanto Tanoto menginginkan adanya produk Indonesia yang dibanggakan di dunia. Jika orang berbicara tentang Jepang, sudah pasti akan ingat Toyota, berbicara mengenai Korea Selatan pasti langsung ingat Samsung. Nah, Indonesia juga harus memiliki yang seperti itu. Sebagai seorang pebisnis sukses, Sukanto Tanoto juga sangat percaya sekali sebab Indonesia memiliki resources, populasi yang mayoritas berusia muda, juga pasar yang terbilang besar, negara ini tentu saja akan bisa lebih maju lagi.

Dalam mengelola perusahaan grup Royal Golden Eagle, Sukanto Tanoto lebih mengedepankan prinsip – prinsip keberlanjutan atau sustainability. Filosofi yang hingga sekarang jadi pedoman Royal Golden Eagle tersebut didasarkan kepada pendekatan 3P (Triple Bottom Line), yakni orang, planet, dan juga profit, yang artinya berbagai operasi di Royal Golden Eagle harus baik bagi masyarakat, negara, iklim, dan juga baik pula bagi perusahaan.

Bersama istrinya yang bernama Tinah Bingei Tanoto, Sukanto Tanoto juga mendirikan Tanoto Foundation sebagai salah satu tempat untuk kegiatan filantropinya. Lewat Tanoto Foundation tersebut, Sukanto mendukung penuh upaya – upaya penanggulangan kemiskinan lewat tiga pilar kegiatan, yakni peningkatan akses serta mutu pendidikan, peningkatan kualitas hidup, dan pemberdayaan masyarakat.

Sewa Apartemen Perlu Beberapa Pertimbangan Seperti Berikut Ini

Estacurada – Tinggal di sebuah apartemen sudah menjadi gaya hidup perkotaan di zaman sekarang ini. Mengapa banyak orang yang lebih memilih apartemen sebagai tempat tinggal? Karena apartemen menawarkan beberapa fasilitas yang memanjakan penghuninya. Di samping itu bangunan vertical yang dimiliki apartemen ini lebih praktis untuk area perkotaan.

Kadang pengembang membangun apartemen dilengkapi dengan pusat berbelanja, minimarket, taman, tepat olahraga, café, dan sebagainya. Hal tersebut dapat memberi kemudahan bagi penghuni untuk tidak perlu bermacet-macetan di jalan raja dan menunggu lama. Anda bisa melakukan berbagai kegiatan di dalam gedung apartemen itu.

Tingkat keamanan tinggal di apartemen juga lebih baik karena dilengkapi CCTV serta satpam yang stand by 24 jam. Anda hanya perlu membayar sejumlah uang untuk tiap bulannya, dan Anda dapat menikmati fasilitas yang ditawarkan oleh apartemen tersebut, termasuk urusan pemeliharaan ruangan, Anda sudah tidak direpotkan lagi dengan urusan pemeliharaan karena itu menjadi tanggung jawab pengelola apartemen.

Di samping banyaknya keunggulan apartemen, apartemen juga memiliki sisi negative yang perlu Anda ketahui, seperti biaya pemeliharaan atau service charge setiap bulan yang harus dibayar. Biayanya pun bervariasi tergantung kebijakan pengelola apartemen terkait.

Biaya tersebut digunakan untuk membayar perawatan fasilitas umum di apartemen, petugas sekuriti. Nah, bila Anda tinggal di rumah biasa tentu tidak ada kewajiban membayar biaya perawatan bukan? Namun perawatan memang harus Anda tanggung sendiri, berbeda dengan apartemen.

Sosialisasi antar penghuni apartemen sangat minim, hal ini disebabkan oleh tingginya kesibukan penghuni dalam hal pekerjaan ataupun yang lain. Berbeda dengan tinggal di perkampungan biasa, tingkat sosialisasinya sangat tinggi.

Nilai apartemen akan turun seiring berjalannya waktu karena usia gedung semakin tua. Lagi pula sosialisasi dengan antar penghuni apartemen sangat minim.

Walaupun banyak minusnya, namun tinggal di apartemen tetap menjadi pilihan yang menarik bagi beberapa orang. Nah, bagi Anda yang memiliki rencana sewa apartemen, harus mempertimbangkan beberapa factor sebagai berikut :

1. Sesuaikan dengan budget

Penawaran sewa dan harga apartemen kelapa gading maupun di tempat lain memang banyak, tapi dari sekian penawaran itu pilihlah yang sesuai dengan budget yang Anda miliki. Bukan hanya dihitung dari biaya sewa bukanannya, namun harus dihitung pula biaya-biaya yang menyertainya, seperti biaya pemeliharaan dan kebersihan. Hitung dengan seksama berapa banyak uang yang akan Anda habiskan setiap bulannya saat tinggal di apartemen.

Biaya-biaya yang dikeluarkan saat pindah ke apartemen juga harus Anda hitung, seperti biaya tAnda jadi, uang jaminan, biaya perabot (bila perabot apartemen tidak lengkap). Karena banyaknya biaya yang dikeluarkan tersebut, sebaiknya Anda membuat perencanaan anggaran terlebih dahulu sebelum sewa apartemen.

2. Susun skala prioritas

Dalam memilih apartemen perlu beberapa pertimbangan, yaitu mobilitas keseharian. Misalnya apartemen harus dekat dengan kantor Anda, transportasi umum, pusat kesehatan, sekolah sang anak, dan lain sebagainya. Jangan hanya sekedar memilih bangunannya yang bagus dan baru, pemandangan yang indah, atau fasilitas yang lengkap.

Penting untuk membuat skala prioritas apa yang hendak dituju saat Anda memutuskan untuk tinggal di apartemen. Jangan sampai mengeluarkan biaya yang cukup besar hanya untuk menjaga gengsi, namun rutinitas kesehariannya sulit dijangkau.

3. Cek unit dengan seksama

Jangan mudah percaya dengan tawaran-tawaran marketing apartemen. Alangkah baiknya untuk mendatangi unit yang hendak Anda sewa, bukan hanya melihat dari contoh gambar. Lihat kondisi apartemen secara langsung agar tidak tertipu.

Jangan mudah tergiur oleh harga yang  murah, harus dicek dulu. Siapa tahu harganya murah tapi fasilitasnya tidak memadai dan banyak yang harus di renovasi dengan biaya sendiri. Sama saja Anda mengeluarkan biaya lebih.

Yang harus Anda periksa ialah kondisi bangunannya, apakah sudah tua atau rapuh, atau masih kuat, saluran air dan toilet apakah masih bisa digunakan dengan baik, listrik, lampu, AC, dan fasilitas lainnya juga harus dicek. Fasilitas pendukung lainnya seperti alat pemadam dan tangga darurat juga harus dipertimbangkan.

Bila perlu, dokumentasikan fasilitas-fasilitas tersebut. Foto hasil dokumentasi itu bisa menjadi bahan untuk negosiasi dengan pemilik atau pengelola. Apabila banyak kerusakan yang ditemukan sebelum Anda menempati apartemen tersebut, maka hal itu menjadi tanggung jawab pengelola. Pastikan pula sinyal ponsel Anda dapat diterima dengan baik di dalam apartemen yang akan Anda sewa.

4. Buat perjanjian sewa

Untuk menyewa apartemen, Anda harus membuat surat perjanjian sewa menyewa. Surat perjanjian tersebut harus mencakup hal-hal yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban pihak penyewa dan pengelola apartemen.

Nah, rincian isi surat perjanjian itu sebagai berikut :

  • jumlah uang sewa,
  • masa jangka waktu sewa,
  • fasilitas apa saja yang menjadi hak penghuni,
  • biaya-biaya yang wajib dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu,
  • pihak mana yang bertanggung jawab terhadap kerusakan,
  • dan lain sebagainya.

Surat perjanjian sewa tersebut dibuat rangkap dua, yaitu untuk pihak penyewa dan pengelola apartemen dengan dibubuhi materai dan tanda tangan dari kedua pihak. Surat perjanjian itu menjadi bukti legal penghuni apartemen.